Kemasberita.com – Warga Kecamatan Mariso, Makassar, dikejutkan oleh pembunuhan keji seorang ibu rumah tangga berinisial SH (34) pada Sabtu dini hari (18/1/2025).
SH ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya di Jalan Rajawali 1. Kasus ini berhasil diungkap polisi hanya dalam waktu singkat.
Pelaku, seorang pemuda berinisial RL (18), teridentifikasi setelah polisi menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengungkapkan bahwa RL awalnya hanya berniat mencuri, tetapi aksinya berubah menjadi tindak kriminal yang sadis.
Kronologi Kejahatan
Menurut Kombes Arya, RL menyelinap masuk ke rumah korban melalui pintu yang terbuka. Ia mencuri uang tunai sebesar Rp 300.000 dari dompet korban. Namun, saat korban terbangun dan mencoba melawan, RL bertindak brutal.
“Pelaku mencekik korban hingga tak sadarkan diri, lalu melakukan tindakan asusila sebelum melarikan diri,” ungkap Arya dalam konferensi pers pada Senin (20/1/2025).
Uang hasil curian itu digunakan RL untuk membeli narkoba jenis sabu dari kakaknya sendiri, yang kini juga diperiksa terkait jaringan peredaran narkoba.
Upaya Licik Pelaku
RL sempat berupaya mengelabui polisi dengan mengaku berusia 12 tahun untuk menghindari hukuman berat. Namun, fakta membuktikan ia telah berusia 18 tahun. “Pelaku tidak memiliki KTP, tetapi hasil penyelidikan menunjukkan usianya sudah dewasa,” jelas Arya.
Ancaman Hukuman Berat
Atas perbuatannya, RL dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dan Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan. Ia terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Penemuan Mengejutkan di Lokasi Kejadian
Kasus ini menjadi perhatian publik karena kondisi tragis korban saat ditemukan. Tubuh SH, seorang ibu dua anak, tergeletak di atas ranjang dengan luka lebam di wajah dan busa yang keluar dari mulutnya. Yang lebih mengejutkan, polisi menemukan alat kontrasepsi bekas di dekat tubuh korban.
“Kami menemukan beberapa kondom di ranjang korban. Ini menambah spekulasi terkait motif kejahatan,” ujar Kapolsek Mariso, AKP Aris Sumarsono. Hingga kini, hasil forensik masih ditunggu untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Kejahatan yang Mengguncang Kota Makassar
Penemuan mayat SH memicu ketakutan dan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Dengan cepatnya polisi menangkap pelaku, harapan akan keadilan mulai terwujud. Namun, kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan keamanan di lingkungan sekitar.
Editor: Hendra













