Kemasberita.com – Seorang wanita berinisial N (20) ditangkap polisi setelah tega membuang bayinya sendiri ke dalam kantong plastik dan berpura-pura menjadi orang pertama yang menemukannya.
Kejadian mengejutkan ini terjadi di Dusun Tangnga, Desa Purnakarya, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros.
“Pelaku pembuangan bayi telah kami amankan. Dia adalah wanita berusia 20 tahun yang tidak memiliki pekerjaan,” ujar Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Aditya PD Sejati, Kamis (9/1/2025). Penangkapan dilakukan sehari setelah N melahirkan dan membuang bayinya di sekitar permukiman tempat tinggalnya.
Menurut Aditya, N melahirkan bayinya seorang diri di kamar sekitar pukul 04.00 WITA. Setengah jam kemudian, ia membungkus bayi yang baru dilahirkannya dengan kantong plastik dan membuangnya di halaman rumah warga. Untuk mengelabui orang-orang, ia berpura-pura menemukan bayi tersebut.
“Pelaku membuang bayi sekitar pukul 04.30 WITA, kemudian ia bertindak seolah-olah sebagai penolong,” jelas Aditya.
Investigasi lebih lanjut mengungkapkan bahwa bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap N dengan kekasihnya, seorang pria berinisial F (21). F, yang berprofesi sebagai sopir dan merupakan warga Gowa, turut diamankan oleh pihak kepolisian.
“Kami juga menahan F untuk pengembangan kasus ini. Dia diduga memiliki peran dalam insiden ini,” tambah Aditya.
Meski sempat mengalami nasib tragis, bayi tersebut kini dalam kondisi sehat dan sedang dirawat intensif di RS Bhayangkara Polda Sulsel.
Sementara itu, N dan F kini ditahan di Polsek Tanralili untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Syukurlah, bayi dalam kondisi sehat walafiat. Sementara itu, kedua orang tuanya sedang kami tahan untuk proses hukum,” tutur Aditya.
Bayi malang tersebut pertama kali ditemukan pada Selasa (7/1) oleh seorang warga yang mendengar suara tangisan di halaman rumahnya.
Saat ditemukan, bayi itu terbungkus kantong plastik berwarna ungu, dengan tali pusar yang masih belum dipotong.
Insiden ini langsung menyedot perhatian masyarakat sekitar. Banyak yang merasa prihatin dan mengutuk perbuatan kejam yang dilakukan oleh N.
Tragedi ini menjadi perbincangan hangat di Maros, mengingat betapa memilukan nasib bayi yang baru lahir tersebut.
Editor: Hendra



