Kemasberita.com – Sebuah kecelakaan maut kembali mengguncang Kota Palopo, tepatnya di Jalan KH. Ahmad Razak, Kelurahan Pajalesang, Kecamatan Wara, pada Rabu (16/10/2024) sekitar pukul 10.00 WITA. Insiden ini melibatkan sebuah sepeda motor Yamaha V-Ixion berwarna merah dengan nomor polisi DD 6293 UA, yang dikendarai oleh Randi (17), bersama rekannya Hengki Wakur (18). Keduanya diketahui sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi setempat.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan saksi di lokasi, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai Randi harus mengerem mendadak akibat kendaraan di depannya berhenti tiba-tiba. Tak mampu mengendalikan motornya, Randi kehilangan keseimbangan sehingga motor tergelincir ke arah kanan jalan. Di saat bersamaan, sebuah truk Hino Light Truck berwarna hijau dengan nomor polisi DP 8394 CG yang dikemudikan oleh Mansur (39) melaju dari arah berlawanan. Tabrakan pun tak dapat dihindari.
Benturan keras menyebabkan Hengki mengalami luka parah. Ia segera dilarikan ke RSUD dr. Palemmai Tandi, Palopo, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan meski telah mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, Randi hanya mengalami luka ringan dan selamat dari kecelakaan mengerikan ini.
Tindakan Polisi
Pihak kepolisian langsung turun tangan untuk menangani kasus ini. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta memastikan kondisi korban di rumah sakit. “Kami akan terus menyelidiki penyebab pasti kecelakaan ini hingga tuntas,” ujar Kasi Humas Polres Palopo dalam keterangannya kepada media.
Kerugian Materiil
Meskipun hanya satu korban jiwa, kerusakan pada kedua kendaraan cukup parah. Kerugian materiil diperkirakan mencapai angka yang signifikan. Mansur, sopir truk yang berasal dari Sidrap, dilaporkan tidak mengalami cedera.
Peringatan untuk Pengendara
Tragedi ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan untuk selalu waspada dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain. Penting pula bagi setiap pengendara untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran berharga agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Editor: Hendr













