Makassar

Diduga Geng Motor Mengamuk di Makassar, Satu Warga Terluka dan Motor Dibakar Massa

×

Diduga Geng Motor Mengamuk di Makassar, Satu Warga Terluka dan Motor Dibakar Massa

Sebarkan artikel ini
Gambar : Sebuah sepeda motor tampak terbakar di tengah Jalan Urip Sumoharjo, Lr Tamajene, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Pada sudut kiri atas terlihat gambar yang telah diburamkan untuk melindungi identitas korban yang mengalami luka akibat terkena anak panah jenis busur dalam insiden yang diduga melibatkan kelompok geng motor.

Kemasberita.com – Aksi yang diduga dilakukan sekelompok geng motor kembali terjadi di Jalan Urip Sumoharjo, Lorong Tamajene, Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada malam minggu (1/8/2026)

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut mengakibatkan satu orang warga mengalami luka setelah terkena anak panah jenis busur pada bagian tangan.

Usai melakukan penyerangan, kelompok yang diduga merupakan geng motor tersebut dilaporkan meninggalkan satu unit sepeda motor di lokasi kejadian sebelum melarikan diri.

BACA JUGA :  Dana Ratusan Juta Mengendap, BPKAD Didesak Buka Suara Soal Komputer Panakkukang

Warga yang berada di lokasi kemudian meluapkan kemarahannya dengan membakar sepeda motor yang ditinggalkan. Tindakan itu dipicu oleh keresahan masyarakat yang mengaku kerap menjadi sasaran aksi penyerangan yang diduga dilakukan kelompok yang sama.

Salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengaku aksi serupa telah berulang kali terjadi di wilayah tersebut.

BACA JUGA :  Letusan Tak Disengaja? Misteri Kematian Remaja Masih Didalami

“Kami sudah sangat resah. Ini bukan pertama kali mereka masuk menyerang ke lorong ini. Warga berharap aparat segera menangkap para pelaku agar kejadian seperti ini tidak terus terulang,” ujarnya.

Menurut keterangan warga, kawasan Lorong Tamajene memang kerap menjadi lokasi aksi yang diduga dilakukan kelompok geng motor. Masyarakat berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli rutin serta mengusut tuntas para pelaku demi menciptakan rasa aman di lingkungan.

BACA JUGA :  Laporan Dugaan Penganiayaan Tahanan Gegerkan Polres Luwu Utara, Propam Diminta Bertindak

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas para pelaku maupun perkembangan penyelidikan atas peristiwa tersebut.