Daerah

Cuaca Ekstrem! Maros Dikepung Banjir, Akses Jalan Lumpuh

×

Cuaca Ekstrem! Maros Dikepung Banjir, Akses Jalan Lumpuh

Sebarkan artikel ini
Cuaca Ekstrem! Maros Dikepung Banjir, Akses Jalan Lumpuh
Kondisi terkini banjir di Jalan Asoka Pettuadae, Kecamatan Turikale Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan

Kemasberita.com – Hujan ekstrem yang mengguyur Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, selama beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir besar yang merendam 10 kecamatan.

Sejumlah jalan utama terputus, membuat aktivitas warga lumpuh dan meningkatkan risiko keselamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Maros, Towadeng, mengungkapkan bahwa dua kecamatan mengalami dampak terparah.

“Saat ini, 10 kecamatan terdampak banjir, dengan kondisi paling parah di Turikale dan Maros Baru. Namun, genangan air tidak merata di seluruh wilayah,” ujarnya, Selasa (11/2/2024).

Adapun kecamatan yang terdampak meliputi Turikale, Maros Baru, Lau, Marusu, Moncongloe, Simbang, Bantimurung, Tompobulu, Camba, dan Tanralili.

BACA JUGA :  Hujan Deras Tak Berhenti, Jalan Insinyur Sutami Jadi Kolam Dadakan

Ketinggian air di beberapa titik, terutama di Maros Baru, sudah mencapai 1,5 meter, membuat banyak rumah terendam.

Banjir tidak hanya merendam pemukiman, tetapi juga memutus akses utama di beberapa titik strategis, seperti Jalan Palantikang, Jalan Tekolabbua, dan Jalan Pettarani.

Kondisi ini membuat banyak kendaraan terjebak dan warga kesulitan beraktivitas.

BPBD Maros bersama kepolisian segera bertindak dengan mengalihkan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan dan kecelakaan akibat genangan air.

“Beberapa akses jalan yang terputus saat ini adalah Jalan Palantikang, jalur menuju Tekolabbua, dan yang terbaru, Jalan Pettarani sudah tidak bisa dilalui,” tambah Towadeng.

BACA JUGA :  Tragedi di Kapasa: Balita Hilang Ditemukan Meninggal di Bawah Got, Warga Berduka

Towadeng menjelaskan bahwa penyebab utama banjir kali ini adalah curah hujan yang sangat tinggi dan terus berlangsung.

Ia memperkirakan kondisi bisa semakin memburuk jika hujan tidak segera mereda.

“Curah hujan yang ekstrem dalam beberapa hari terakhir menjadi pemicu utama.

Hingga saat ini hujan masih turun, dan diperkirakan ketinggian air bisa terus meningkat,” ungkapnya.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Maros telah mendirikan posko bencana dan menyiapkan tim evakuasi untuk membantu warga yang terdampak.

BACA JUGA :  Makassar Siaga: Hampir Seluruh Kota Tergenang Banjir

Selain itu, dapur umum juga telah disiapkan guna memenuhi kebutuhan makanan bagi para pengungsi.

“Kami telah menyiapkan posko induk di kantor BPBD serta dapur umum untuk membantu warga yang terdampak banjir,” pungkas Towadeng.

Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang guna menghindari risiko yang lebih besar akibat banjir yang masih berlangsung.

Editor: Id Ucok

Ikuti Kemasberita.com di Google News untuk update terkini.