Kemasberita.com – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, komunitas sastra Taman Inspirasi Sastra Indonesia (TISI) akan meluncurkan buku antologi puisi dwi bahasa bertema “Bahasa Ibu, Bahasa Darahku”.
Peluncuran buku tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026, pukul 14.00–16.30 WIB, di Aula Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) H.B. Jassin, Gedung Ali Sadikin Lantai 4, Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.
Hal itu disampaikan Ketua Taman Inspirasi Sastra Indonesia (TISI), Octavianus Masheka, kepada wartawan di Jakarta, Minggu (2/8/2026).
“Acara sastra ini akan dibuka dengan sambutan dari Nasruddin Djoko Surjono, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Bung Octa itu mengatakan, kegiatan sastra tahun 2026 merupakan penyelenggaraan seri kelima dan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“TISI setiap tahun mengadakan kegiatan merawat bahasa ibu dari berbagai daerah di Indonesia melalui penerbitan buku antologi puisi dwi bahasa,” katanya.
Ia juga mengundang para pelaku sastra bahasa daerah dan bahasa Indonesia di Jakarta untuk menghadiri peluncuran sekaligus diskusi sastra yang akan disertai pembagian hadiah berupa buku dan uang tunai dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-81.
Menurut Octavianus, pemilihan tema tersebut juga bertujuan mengingatkan masyarakat bahwa bahasa daerah memiliki kontribusi penting dalam perjalanan sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.
“Bahasa daerah seperti Jawa, Batak, Sunda, dan berbagai bahasa daerah lainnya di seluruh Indonesia turut berperan pada awal Kemerdekaan RI tahun 1945, khususnya sebagai sarana komunikasi dalam perjuangan saat itu,” tuturnya.
Pembaca Puisi
Peluncuran sekaligus diskusi sastra antologi puisi dwi bahasa (Indonesia–daerah) bertema “Bahasa Ibu, Bahasa Darahku” akan dipandu moderator Swary Utami Dewi.
Acara ini menghadirkan tiga pembicara, yakni Octavianus Masheka, Saut Poltak Tambunan, dan Eva Yenita Syam.
Sementara itu, para pembaca puisi yang dijadwalkan tampil antara lain Kurnia Effendi, Nurhayati, Hana, Indar, Boyke Sulaiman (deklamator), Jose Rizal Manua (deklamator), Salman Yoga S. (penyair asal Gayo), Imam Ma’arif, serta Rissa Churia.
Kontributor: Lasman Simanjuntak













