Metro

LAKSUS Desak Penelusuran Hukum atas Lahan Eks Pejabat Pemkot Makassar di Untia

×

LAKSUS Desak Penelusuran Hukum atas Lahan Eks Pejabat Pemkot Makassar di Untia

Sebarkan artikel ini
Direktur LAKSUS, Muhammad Anshar
Direktur LAKSUS, Muhammad Anshar

Kemasberita.com – Lembaga Anti Korupsi Sulawesi Selatan (LAKSUS) meminta aparat penegak hukum (APH) untuk menelusuri kepemilikan lahan sejumlah mantan pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar di kawasan Untia, Kecamatan Biringkanaya.

Direktur LAKSUS, Muh Anshar, menilai kepemilikan lahan oleh mantan pejabat publik di wilayah yang kini menjadi kawasan strategis perlu dikaji secara mendalam, terutama terkait proses perolehan aset tersebut.

BACA JUGA :  MaxOne Hotel Makassar Rayakan Idul Adha dengan Berbagi Daging Kurban

“APH perlu turun tangan menelusuri asal-usul dan proses kepemilikan lahan di Untia. Apakah diperoleh secara wajar atau ada indikasi penyalahgunaan kewenangan saat yang bersangkutan masih menjabat,” kata Muh Anshar, Senin (15/12/2025).

Menurut Anshar, kawasan Untia saat ini mengalami lonjakan nilai ekonomi yang signifikan seiring rencana pembangunan Stadion Untia bertaraf internasional.

Anshar menyebut, harga tanah di wilayah tersebut dilaporkan meningkat hingga lima kali lipat dibandingkan sebelumnya.

BACA JUGA :  Iftar Treasure of Ramadhan: Sensasi Berbuka Puasa Eksklusif di Swiss-Belinn Panakkukang Makassar

“Kenaikan nilai tanah yang sangat tinggi ini patut menjadi perhatian. Jangan sampai ada praktik spekulasi atau pemanfaatan jabatan untuk menguasai lahan strategis sebelum proyek besar berjalan,” tegasnya.

LAKSUS menilai transparansi dan penegakan hukum menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik, khususnya dalam pengelolaan aset dan kebijakan pembangunan daerah.

Anshar menegaskan, pemeriksaan tersebut bukan untuk menghakimi, melainkan memastikan tidak ada pelanggaran hukum.

BACA JUGA :  Memalukan, Oknum Ustaz di TPA Makassar Diduga Sodomi Bocah Ingusan

“Penelusuran ini penting sebagai langkah pencegahan korupsi dan bentuk komitmen APH dalam memastikan pembangunan berjalan bersih dan berkeadilan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak mantan pejabat Pemkot Makassar yang disebut memiliki lahan di kawasan Untia.

 

Editor : Bhey