Global

Israel dan Hamas Sepakati Gencatan Senjata Tiga Fase, Mulai Minggu 19 Januari 2025

×

Israel dan Hamas Sepakati Gencatan Senjata Tiga Fase, Mulai Minggu 19 Januari 2025

Sebarkan artikel ini
Israel dan Hamas Sepakati Gencatan Senjata Tiga Fase, Mulai Minggu 19 Januari 2025
Seorang pria merayakan gencatan senjata Israel-Gaza di Deir Al-Balah in the central Gaza Strip (Ist)

Kemasberita.com – Israel dan Hamas telah mencapai kesepakatan untuk melaksanakan gencatan senjata yang akan berlangsung dalam tiga fase, mulai efektif pada Minggu (19/1/2025).

Kesepakatan ini menandai langkah penting dalam upaya meredakan konflik yang selama ini menewaskan puluhan ribu warga sipil.

Pada fase pertama, kedua belah pihak akan menghentikan pertempuran sementara.

Hamas sepakat untuk membebaskan 33 sandera, termasuk warga Israel-Amerika, sementara Israel akan membebaskan sejumlah tahanan Palestina.

Bantuan kemanusiaan juga akan diizinkan masuk ke Gaza, yang selama ini menghadapi krisis akibat blokade dan serangan militer.

BACA JUGA :  Fattah-2 Mengamuk di Langit! Iran Hantam Israel, Ratusan Tentara AS Diklaim Tewas

Namun, hingga saat ini, rincian teknis dan jadwal implementasi kesepakatan masih belum sepenuhnya jelas.

Perdana Menteri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyatakan bahwa detail fase kedua dan ketiga baru akan diumumkan setelah fase pertama berhasil dilaksanakan.

“Kami terus mendukung semua upaya untuk memastikan kesepakatan ini dilaksanakan segera. Kami berharap ini bisa menjadi langkah awal menuju perdamaian yang berkelanjutan,” kata Al Thani kepada wartawan.

BACA JUGA :  Iran Tak Ambil Pusing, Siapa Pun Pemenang Pilpres AS Bukan Urusan

Kesepakatan ini merupakan gencatan senjata kedua antara Israel dan Hamas sejak agresi dimulai sebagai balasan atas aksi penculikan oleh Hamas pada 7 Oktober 2023.

Saat itu, Hamas menculik sekitar 250 sandera dan menewaskan 1.200 orang, seperti diklaim pemerintah Israel.

Sebagai respons, Israel melancarkan operasi militer yang sejauh ini telah menewaskan lebih dari 46.645 warga Gaza, menurut laporan Kementerian Kesehatan Palestina.

Pejabat Hamas, Sami Abu Zuhri, menyebut kesepakatan ini sebagai pencapaian besar bagi rakyat Gaza.

BACA JUGA :  Fattah-2 Mengamuk di Langit! Iran Hantam Israel, Ratusan Tentara AS Diklaim Tewas

“Ini menegaskan kegagalan penjajahan untuk mencapai tujuannya,” katanya kepada Reuters.

Meski demikian, perdamaian jangka panjang masih menjadi tantangan besar, dengan banyak pihak yang berharap gencatan senjata kali ini dapat menjadi titik awal dialog untuk penyelesaian konflik yang lebih mendalam.

“Semoga ini membawa kita pada perdamaian. Namun, keberhasilan sepenuhnya bergantung pada niat baik pihak-pihak yang terlibat,” ujar Al Thani.

Editor: Hendra