Berita

GRD dan GMNI Makassar Gelar Aksi di Pettarani, Sampaikan Sejumlah Tuntutan kepada Presiden RI

×

GRD dan GMNI Makassar Gelar Aksi di Pettarani, Sampaikan Sejumlah Tuntutan kepada Presiden RI

Sebarkan artikel ini
Gambar : Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Demokratik (GRD) dan GMNI Makassar menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Pertigaan Hertasning–Pettarani, Kota Makassar, Selasa (21/7/2026). Massa 

Kemasberita.com – Gerakan Rakyat Demokratik (GRD) bersama Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Makassar menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Pertigaan Hertasning–Pettarani, Kota Makassar, Selasa (21/7/2026).

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kebijakan di bidang ekonomi, ketenagakerjaan, pendidikan, energi, serta isu tata kelola pemerintahan.

Koordinator Lapangan (Jenlap), Kwan Varin Smaun, mengatakan aksi tersebut merupakan bagian dari penyampaian pendapat di muka umum yang bertujuan menyuarakan berbagai isu yang dinilai perlu menjadi perhatian pemerintah.

“Aksi ini merupakan ruang penyampaian aspirasi secara terbuka. Kami menyampaikan sejumlah tuntutan yang menurut kami penting untuk menjadi perhatian pemerintah.

Mulai dari harga kebutuhan pokok, kesejahteraan pekerja, pendidikan, hingga tata kelola sektor-sektor strategis,” ujar Kwan Varin Smaun di sela-sela aksi.

Menurutnya, massa aksi membawa sejumlah tuntutan, di antaranya mendorong penurunan harga kebutuhan pokok, mewujudkan upah layak nasional, meminta evaluasi terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih, mendorong nasionalisasi aset-aset yang mereka nilai strategis, menjaga stabilitas ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), serta mewujudkan pendidikan gratis dan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

Selain itu, peserta aksi juga menyampaikan pandangan mengenai kebijakan pertahanan dan keamanan, termasuk aspirasi terkait peran TNI dalam kehidupan sipil, komando teritorial, aset bisnis militer, serta penegakan hukum terhadap dugaan pelanggaran hak asasi manusia sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Wakil Koordinator Lapangan (Wajenlap), Kwan Leksan, mengatakan aksi dilaksanakan secara damai dan mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengajak seluruh peserta untuk tetap tertib, menghormati pengguna jalan, dan menyampaikan aspirasi secara damai sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Kwan Leksan.

Pengamanan aksi dipimpin langsung oleh Kapolsek Rappocini, Kompol Ismail, S.E., M.M. Aparat kepolisian melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas guna memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Kapolsek Rappocini Kompol Ismail, S.E., M.M., mengatakan pihaknya mengedepankan pendekatan humanis dalam mengamankan penyampaian pendapat di muka umum.

“Kami mengawal jalannya aksi agar berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami juga mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban, menghormati hak pengguna jalan, serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.