Kemasberita.com – Aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di depan gedung pemerintahan berakhir dengan kericuhan setelah para pengunjuk rasa lantang meneriakkan “Ganyang dan Tangkap Fufufafa!” sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai gagal.
Demonstrasi ini tidak hanya diwarnai orasi-orasi panas, tetapi juga aksi ekstrem yang mencerminkan kekecewaan mendalam.
Massa yang mengenakan jas almamater terlihat bersemangat meneriakkan yel-yel protes, sementara beberapa peserta aksi melemparkan kotoran sebagai simbol penghinaan terhadap kinerja pemimpin yang dianggap tidak memuaskan.
Frasa “Fufufafa” menjadi simbol ketidakpuasan rakyat terhadap pemerintah. Salah satu mahasiswa yang memimpin aksi bahkan berteriak lantang, “Fufufafa adalah aib bangsa! Tangkap Fufufafa sekarang juga!” seruan ini pun disambut riuh oleh massa.
Tak berhenti di situ, para demonstran juga melontarkan kritik tajam terhadap para pemimpin negara, termasuk Prabowo, Gibran, dan Jokowi.
Mereka menilai kebijakan yang diterapkan selama ini tidak membawa perubahan signifikan bagi masyarakat.
Tagar #GanyangFufufafa dan #TangkapFufufafa langsung trending di media sosial, memperlihatkan besarnya gelombang dukungan terhadap aksi ini. Netizen ramai-ramai menyuarakan kekecewaan mereka, bahkan menyebut Fufufafa sebagai “aib terbesar bangsa.”
Di tengah panasnya situasi, pemerintah hingga saat ini belum memberikan tanggapan resmi terkait aksi protes yang semakin meluas.
Akankah tuntutan mahasiswa ini membawa perubahan nyata? Ataukah gerakan ini akan berakhir seperti aksi-aksi sebelumnya? Publik menanti langkah selanjutnya dari pemerintah.
Editor: Id Ucok
Follow Kemasberita.com di Google News untuk update terbaru!













